Read this article in English: 7 Proven Strategies to Improve Company Cash Flow (Part 2)
Di Bagian 1 kita membahas tiga strategi pertama: proyeksi kas 13 minggu, penagihan piutang yang lebih cepat, dan jadwal pembayaran utang usaha. Bagian 2 melanjutkan dengan empat strategi yang menyentuh struktur biaya dan pendanaan perusahaan.
Strategi 4: Kendalikan persediaan
Bagi bisnis dagang dan manufaktur, persediaan sering menjadi tempat kas paling banyak tertahan. Barang yang menumpuk di gudang sudah dibayar, tetapi belum menghasilkan uang.
- Kelompokkan barang berdasarkan perputaran. Fokuskan modal pada barang yang cepat laku, dan kurangi pembelian barang yang lambat bergerak.
- Tetapkan titik pemesanan ulang berdasarkan rata-rata penjualan dan waktu tunggu pemasok, bukan perkiraan.
- Lakukan stock opname secara rutin dan cocokkan dengan catatan. Selisih yang dibiarkan membuat laporan dan keputusan pembelian tidak akurat.
- Jual barang lambat laku dengan potongan harga atau paket. Kas hari ini sering lebih berharga daripada margin penuh di kemudian hari.
Strategi 5: Tinjau dan tekan biaya tetap
Biaya tetap dibayar setiap bulan, ramai atau sepi. Semakin besar porsinya, semakin rentan arus kas saat penjualan turun.
- Tinjau semua langganan dan kontrak setiap kuartal: software, sewa, asuransi, dan jasa. Hentikan yang tidak lagi dipakai.
- Bandingkan biaya tim internal dengan alternatif. Untuk fungsi seperti pembukuan dan payroll, outsourcing dapat mengubah biaya tetap menjadi biaya yang lebih fleksibel.
- Pantau biaya per departemen atau proyek dengan tracking category di Xero, sehingga terlihat bagian mana yang menyerap kas paling banyak.
Strategi 6: Siapkan dana cadangan
Dana cadangan memberi waktu saat terjadi hal yang tidak terduga: pelanggan besar terlambat membayar, mesin rusak, atau penjualan musiman turun.
- Tentukan target cadangan, misalnya setara beberapa bulan biaya tetap, sesuai risiko bisnis Anda.
- Simpan di rekening terpisah agar tidak terpakai untuk operasional sehari-hari.
- Sisihkan kas untuk kewajiban yang sudah pasti, seperti pajak bulanan dan THR, sebelum jatuh tempo, supaya tidak mengganggu kas operasional.
Strategi 7: Pilih pembiayaan yang tepat
Pembiayaan bukan tanda kegagalan jika digunakan dengan tepat. Masalah muncul saat jenis pembiayaan tidak cocok dengan kebutuhannya.
- Gunakan pembiayaan jangka pendek, seperti kredit modal kerja, untuk kebutuhan jangka pendek seperti persediaan dan piutang.
- Gunakan pembiayaan jangka panjang untuk aset jangka panjang seperti mesin dan kendaraan. Membeli aset besar dengan kas operasional akan menekan likuiditas.
- Ajukan sebelum mendesak. Bank dan investor menilai laporan keuangan dan proyeksi kas. Laporan yang rapi dan tepat waktu memperbesar peluang dan memperbaiki syarat pembiayaan.
Mulai dari data yang bisa dipercaya
Ketujuh strategi ini bergantung pada satu hal: pembukuan yang akurat dan selalu terkini. Tanpa itu, proyeksi kas, laporan umur piutang, dan analisis biaya hanya tebakan. Tim accounting outsourcing Logiframe membantu perusahaan merapikan pembukuan di Xero dan menyiapkan laporan bulanan, sehingga keputusan tentang kas bisa diambil dari angka yang benar.
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa besar dana cadangan yang ideal untuk perusahaan?
Tidak ada angka yang sama untuk semua bisnis. Banyak perusahaan menargetkan cadangan setara beberapa bulan biaya tetap, disesuaikan dengan risiko dan pola penjualan bisnisnya.
Kapan sebaiknya perusahaan mengajukan kredit modal kerja?
Sebelum kebutuhan menjadi mendesak. Pemberi pinjaman menilai laporan keuangan dan proyeksi kas, sehingga laporan yang rapi dan tepat waktu sangat membantu.
