Read this article in English: Demand Planning: Why It Matters for Your Business
Demand planning adalah proses memperkirakan permintaan pelanggan di masa depan, lalu menyelaraskan pembelian, produksi, persediaan, dan kas dengan perkiraan itu. Tanpa demand planning, bisnis cenderung bergantian antara dua masalah: kehabisan barang yang laku, atau gudang penuh barang yang tidak terjual.
Mengapa demand planning penting
- Persediaan lebih seimbang. Stok cukup untuk memenuhi pesanan tanpa menumpuk modal di gudang.
- Arus kas lebih terkendali. Pembelian besar bisa direncanakan dan dibiayai jauh hari, bukan mendadak.
- Layanan pelanggan lebih baik. Pesanan terpenuhi tepat waktu sehingga pelanggan tidak beralih ke pesaing.
- Negosiasi dengan pemasok lebih kuat. Perkiraan volume memberi dasar untuk meminta harga dan termin yang lebih baik.
Langkah dasar demand planning
- Kumpulkan data penjualan historis per produk, minimal 12 sampai 24 bulan, agar pola musiman terlihat.
- Bersihkan data dari kejadian luar biasa, seperti pesanan satu kali yang sangat besar atau periode kehabisan stok.
- Buat perkiraan dasar dari tren dan pola musiman, misalnya menjelang Lebaran atau akhir tahun.
- Tambahkan informasi pasar: rencana promosi, produk baru, pelanggan baru, dan masukan tim penjualan.
- Terjemahkan ke rencana pembelian dan kas, lalu bandingkan perkiraan dengan realisasi setiap bulan untuk memperbaiki akurasi.
Kesalahan yang sering terjadi
Mengandalkan perasaan, hanya melihat bulan lalu, tidak memisahkan produk cepat dan lambat laku, serta perkiraan yang tidak pernah dievaluasi. Data penjualan dan persediaan yang tidak akurat di sistem akuntansi juga membuat perkiraan meleset sejak awal.
Mulai dari data yang rapi
Demand planning yang baik dimulai dari pencatatan penjualan, pembelian, dan persediaan yang akurat. Untuk pengelolaan persediaan di Xero, lihat manajemen persediaan dengan Xero. Tim accounting outsourcing Logiframe membantu memastikan nilai persediaan dan harga pokok penjualan tercatat dengan benar setiap bulan.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa itu demand planning?
Proses memperkirakan permintaan pelanggan di masa depan dan menyelaraskan pembelian, produksi, persediaan, dan kas dengan perkiraan tersebut.
Berapa lama data historis yang dibutuhkan?
Idealnya 12 sampai 24 bulan per produk, agar pola musiman terlihat.
